Jangan Panik Jika Anda Mengalami Ini
Pembaca yang budiman,pada suatu ketika pernahkah anda merasa atau melihat seolah-olah ada sesosok orang yang secara tiba-tiba berada di dekat anda? ketika anda mencoba
melihatnya lebih cermat, ternyata apa yang anda sangka orang sebenarnya tidak ada siapa-siapa.
Jika pernah, mungkin kiranya tak jauh berbeda dengan kisah yang saya alami berikut ini.
Sewaktu anak kembar saya masih balita, saya
sering merasakan kalau anak saya sangatlah nakal padahal mereka bermain hanya berdua tetapi seolah ada banyak anak yang
bermain bersama mereka. Anak-nak saya sangat gaduh dan berisik sehingga saya sering merasa pusing dibuatnya.
Pada
suatu malam mereka bermain di kamar tidur sayapun menemaninya. Tiba-tiba saya
melihat ada salah satu anak saya yang lari ke luar kamar. Saya memanggilnya
sambil mengejar keluar.kamar, sesampai di halaman barulah saya sadar bahwa anak-anak saya
masih berada di dalam kamar tidur.
Kemudian
saya kembali masuk ke kamar tidur karena malam sudah agak larut. Dengan ragu
saya menanyai anak saya mengenai siapa yang tadi lari ke luar kamar, tentu saja
mereka tidak ada yang mengaku, karena dari tadi mereka asik berrmain sambil
bercanda di dalam kamar. Karena malam sudah larut saya pun menyuruh mereka
untuk tidur.
Pada
suatu hari istri dan anak-anak saya pergi ke rumah mertua, di rumah mertua akan
ada upacara tiga bulanan anak ipar saya, jadi istri saya ikut membantu
persiapan upacaranya.
Di
rumah menjadi sepi, ini merupakan kesempatan saya untuk membuat tugas-tugas kantor
saya. Saya mengetik di dalam kamar di atas tempat tidur agar bila agak pegel
bisa sambil tiduran.
Di
kamar ini ada sebuah jendela yang terhubung dengan dapur. Kegiatan apa pun yang
dilakukan di dapur akan terlihat dari kamar tempat saya mengerjakan tugas.
Hari
sudah sore menjelang petang sementara saya masih mengetik. Tiba-tiba ada
seseorang yang masuk ke dapur kemudian terdengar
perabotan memasak yang diambil dan keran air dihidupkan.
Sepintas
saya menoleh melalui jendela kamar sepertinya bayangan istri saya. Saya pikir
istri saya pulang sebentar untuk memasak air sementara anak-anak masih di rumah
mertua.
Karena sudah menjelang petang saya panggil istri saya untuk
menghidupkan lampu di dapur akan tetapi tidak ada sahutan. Karena penasaran
saya pun kedapur hendak menemui istri saya, tetapi ternyata istri saya tidak
ada di sana. Saya panggil-panggil lagi namanya tapi ternyata istri saya belum
pulang ke rumah.
Sejam kemudian
barulah istri dan anak-anak saya pulang ke rumah. Saya ceritakan tentang apa
yang terjadi tadi, istri saya tidak nampak terkejut, di mengatakan malah sering mengalaminya. Menurut istri saya, bila saya sedang bekerja dia mengisi waktu dengan bercengkrama bersama anak-anak di teras rumah, tiba-tiba saja sudut matanya melihat sesosok orang yang duduk beberapa meter di sampingnya sambil memperhatikan mereka. Pada saat istri saya menoleh kepadanya,sosok itu sudah tidak ada di tempatnya. Istri saya mengatakan sudah berulangkali mengalaminya akan tetapi sesalu lupa untuk mengatakannya kepada saya.
Pada
kesempatan yang lain saya sedang memperbaiki gerbang halaman yang rusak, hari
sudah sore, tetapi saya masih asik memperbaiki gerbang. Kebetulan istri dan
anak-anak saya di rumah ipar saya yang anaknya sedang ulang tahun.
Pada
saat asik bekerja dari sudut mata saya seperti
melihat seseorang berdiri di gerbang pekarangan rumah yang pintunya sedang saya perbaiki. Seseorang tersebut seolah sedang memperhatikan hasil pekerjaan saya. Seorang lelaki berambut cepak tanpa baju, hanya memakai celana pendek hijau
lumut. Saya pikir tetangga yang kebetulan lewat, saya maunya menyapa sambil
minta pendapat tentang pekerjaan saya tetapi begitu saya menoleh kepadanya
ternyata tidak ada siapapun yang berdiri di sana. Saya lari ke arah jalan raya
menengok ke kanan dan kekiri tetapi
tidak tampak tanda-tanda ada orang yang lewat. Huh,ternyata berhalusinasi gerutu saya kala itu.
Pembaca
yang budiman, jika anda pernah mengalami kejadian seperti itu, hendaknya jangan panic dulu,buru-buru mencari
psikiater karena menganggap anda sudah tidak beres. Tetaplah tenang dan ucapkanlah doa atau mantra atau apapun untuk memohon perlidungan kepada Tuhan. Kita
memang tidak sendiri dan kita mesti bisa hidup berdampingan secara harmonis.
Jika kita tidak melakukan kesalahan mereka tidak akan mengganggu kita. Akan tetapi bila keberadaannya saangat mengganggu dan cendrung mencelakakan,maka sudah sepantasnya kita menghubungi orang pintar yang faham tentang masalah ini tetapi tetap mengedepankan itikad yang baik,agar energi negatif tersebut menjadi somia (netral) karena tujuan kita untuk menetralisir bukan untuk bermusuhan dengannya.
Saya teringat dengan nasehat almarhum nenek saya, jika
suatu saat kita kehilangan sesuatu entah karena pikun (lupa menaruhnya dimana) sehingga benda yang kita cari tidak ketemu,
janganlah marah apalagi memaki sembarangan atau berkata-kata kotor, sebab apa
yang anda cari mungkin saja sedang di pinjam oleh tetangga kita yang tidak terlihat itu. Itu kata
orang-orang tua di desa saya, karena
yang namanya mahluk halus juga sama seperti manusia ada yang baik dan ada yang
tidak baik, ada juga yang jahil atau
usil.
Jika anda
marah-marah dan memaki sembarangan karenanya, maka akan semakin sering hal seperti itu terjadi, parahnya lagi anda akan menjadi pribadi yang suka marah dan
bingung, kadang membuat omongan atau sikap anda menjadi diluar kendali.
Terlepas
percaya atau tidak tetaplah bersikap baik, jangan pernah arogan dalam menyikapi kehidupan ini. Pembaca yang budiman,semoga postingan ini ada manfaatnya. Tinggalkanlah komentar di bawah ini!
Ok,salam sehat berbahagia selalu dalam lindungan Tuhan.
Komentar
Posting Komentar